Iceberg dalam Pembelajaran Matematika dan Pendekatan PMRI

Oleh: Achmad Dhany Fachrudin

gunung es

Sumber gambar: Kompasiana.com

Menurut Wikipedia Indonesia, Iceberg atau gunung es adalah suatu bongkahan besar es air tawar yang telah terpecah dari gletser atau ice shelf dan mengambang di perairan terbuka. Umumnya, sekitar 90% volume gunung es berada di bawah permukaan laut, dan bentuk bagian tersebut sulit diperkirakan hanya berdasarkan apa yang tampak di permukaan. Hal ini memunculkan suatu istilah puncak gunung es (tip of the iceberg) yang biasanya diterapkan pada suatu masalah atau kesulitan untuk menggambarkan bahwa masalah yang tampak hanyalah sebagian kecil dari problem yang lebih besar yang tidak tampak pada permukaan.

Begitu pula dalam pembelajaran metematika, khususnya dalam pendekatan PMRI, kita juga mengenal istilah iceberg atau gunung es. Pada dasarnya, iceberg dalam pembelajaran matematika ini juga menggambarkan tentang masalah besar seperti fenomena yang terjadi seperti gunung es. Matematika yang diajarkan di sekolah kebanyakan adalah sebagian kecil masalah matematika yang nampak dipermukaan saja. Sedangkan permasalahan besar yang tidak tampak lebih cenderung dikesampingkan atau bahkan diabaikan. Sebagai contoh pada saat mengajarkan materi perkalian. Kabanyakan guru hanya meminta siswa untuk menghafal perkalian, bukan mengajak siswa untuk memahami esensi atau makna dari perkalian tersebut. Sehingga siswa hanya mempunyai kemampuan untuk menghafal kesepakatan-kesepakatan atau aturan yang ada dalam matematika (perkalian) saja, bukannya memahami konsep perkalian yang diajarkan. Dengan kata lain apabila digambarkan dengan iceberg, guru hanya mengajarkan pada siswa masalah puncak dalam pembelajaran perkalian tersebut, tidak mengajarkan masalah besar yang tidak nampak pada permukaan dari iceberg tersebut.

Pada pembelajaran dengan pendekatan PMRI, untuk mengajarkan suatu konsep dalam matematika, urutan pembelajarannya dibalik (zani, 2011). Artinya, sebelum menganjarkan tentang bentuk formal suatu konsep dalam matematika, atau puncak dari gunung es, siswa diberikan masalah sehari-hari yang berkaitan dan sering mereka jumpai. Selanjutnya, guru memfasilitasi siswa untuk membangun konsep melalui permasalahan tersebut. Berikut ini adalah contoh iceberg dalam pembelajaran matematika materi pengukuran sudut untuk siswa kelas 4 SD.

ice berg pembelajaran pengukuran sudut

ice berg pembelajaran pengukuran sudut

Dari iceberg di atas dapat dilihat bahwa untuk mencapai puncak iceberg atau gunung es (bentuk formal matematika), siswa memerlukan pengalaman belajar yang cukup banyak. Siswa memerlukan eksplorasi segala sesuatu yang dapat mendasari pegnetahuan siswa untuk melakukan pengukuran sudut. Eksplorasi atau pembangunan pengetahuan dimulai dari dunia nyata yang sering dijumpai oleh siswa, misalnya menggunakan konteks pizza. Pada tahap selanjutnya, yaitu pembentukan skema, siswa diajak untuk menggunakan suatu model yang merepresentasikan dunia nyata tersebut. Selanjutnya, siswa dibimbing untuk membangun pengetahuan mereka secara lebih abstrak. Model pizza sudah direpresentasikan dalam bentuk ukuran sudut dalam derajat dengan melibatkan pengetahuan siswa yang lain atau dalam PMRI lebih dikenal dengan intertwining. Dimulai dari dunia nyata, pembentukan skema dan dilanjutkan dengan pembangunan pengetahuan merupakan langkah efektif untuk pembentukan pengetahuan formal abstrak siswa.

Secara umum, dalam pembelajaran PMRI pembentukan pengetahuan formal abstrak siswa dilakukan melalui tiga tahap dengan meliabatkan interaksi antara siswa dan guru. Tentunya juga harus didukung dengan desain dan perangkat pembelajaran yang baik dan matang agar tercapai pembentukan pengetahuan yang kuat bagi siswa.

-Pada bagian bawah iceberg (yang tidak tampak di permukaan) terdapat kekuatan yang besar untuk membangun pengetahuan matematika formal siswa.-

Daftar pustaka

http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_es (diakses tanggal 3 Januari 2013)

Zani, Muhammad Yusri dkk. Buku Guru untuk Kelas II Sekolah Dasar/MI. Bandung: IP-PMRI

 

note: silahkan share bila dirasa bermanfaat, boleh copas tetapi dimohon untuk menampilkan link ini dan penulis (sumber)🙂

Categories: All PMRI, Articles, Introduction to RME, Math Education, Mathematics | Tags: , , , | 4 Comments

Post navigation

4 thoughts on “Iceberg dalam Pembelajaran Matematika dan Pendekatan PMRI

  1. Kameradsukaria

    .thanks bang, artikelnya sangat membantu aku menyelesaikan tugas.

  2. adi

    dimana saya bisa mendapatkan buku Zani, Muhammad Yusri dkk. Buku Guru untuk Kelas II Sekolah Dasar/MI. Bandung ?

    • Achmad Dhany

      maaf, buku itu tidak diperdagangkan bebas sepertinya, saya jg boleh minjam koq, mungkin bisa coba buku pmri yg lain sperti karangan pak ariyadi yang sangt bagus menurut saya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: