Rahasia Kesuksesan Pendidikan Matematika di Belanda

Mathematics is a human activity

[Hans Freudenthal]

Seorang yang berperan sebagai pemilik sebuah restoran sekaligus penjual, membuka lapak dagangannya di sebuah sudut kelas. Tidak lupa di depan restorannya terdapat sebuah papan sederhana berisikan menu yang disediakan oleh sang penjual beserta rincian harganya (dalam Gulden, mata uang Belanda). Sementara itu siswa yang lain dipersilahkan untuk memesan makanan.

harga makanan

Gambar 1. Daftar harga makanan restoran siswa

Guru menyediakan dompet yang berisi sejumlah koin pecahan 5 dan 1 gulden untuk digunakan siswa yang membeli makanan di restoran tersebut. Selanjutnya, seorang siswa datang untuk memesan sebuah pancake dan es krim. Sementara seorang siswa lain bertugas untuk menulis pesanan yang telah dipilih tersebut. Tugas yang diberikan oleh guru kepada masing-masing siswa adalah untuk memilih uang pada dompet yang telah disediakan tersebut yang dapat digunakan untuk membayar pesanan yang telah dipilih.

Terdapat bermacam-macam kombinasi uang yang dipilih oleh siswa untuk membayar makanan yang telah dipesan tadi. Seoarang siswa ada yang memilih pecahan 1 gulden sebanyak 13, ada pula yang memilih dua buah pecahan 5 gulden dan tiga buah pecahan 1 gulden dan masih terdapat kombinasi lain yang dipilih oleh siswa yang lain.

   kombinasi uang

Gambar 2. Beberapa kombinasi uang yang dipilih oleh siswa

Begitulah suasana pembelajaran Metematika pada materi penjumlahan bilangan yang berlangsung di salah satu sekolah dasar di Belanda, menarik bukan? Suasana pembelajaran terlihat menyenangkan dan semua siswa sangat antusias dalam mengikuti pembelajaran. Yang paling penting adalah pembelajaran tersebut menjadi lebih bermakna dan tidak mudah dilupakan oleh siswa. Tujuan sebenarnya dari aktivitas dalam pembelajaran tersebut adalah menjadi sebuah “jembatan” untuk mempermudah siswa dalam mempelajari simbol-simbol matematika. Melalui aktivitas pembelajaran di atas juga siswa diberi kebebasan untuk menentukan jawaban karena penyelesaian dari permasalahan yang diberikan mempunyai kemungkinan lebih dari satu jawaban. Dengan kata lain pembelajaran diperluas tidak hanya 6+7=13 tetapi 6+7=1+1+1+1+1+1+1+1+1+1+1+1+1 atau 6+7=5+5+1+1+1 dan lain sebaganya, bergantung pada kreatifitas masing-masing siswa.

Hans Freudenthal, seorang matematikawan Belanda, menyatakan bahwa “Mathematics is a human activity”. Jadi matematika tidak diberikan kepada siswa serta merta, tapi  harus melaui sebuah aktivitas atau proses untuk mengkonstruk matematika itu sendiri. Pada setiap kegiatan pembelajaran siswa mendapat kesempatan untuk memecahkan permasalahan dengan strategi yang mereka kembangkan sendiri. Siswa Di Belanda Sejak kecil sudah dilatih untuk memecahkan permasalahan melalui permasalahan sehari-hari yang sangat dekat dengan kehidupan atau minimal yang dapat mereka bayangkan yang juga dikenal dengan permasalahan realistik. Hal tersebut tentunya membuat siswa juga termotivasi dalam belajar matematika. Pembelajaran matematika tidak melulu mengenai angka-angka yang sangat membosankan, apalagi untuk ukuran anak yang masih dalam tahap awal mengenal matematika.

Itulah sebagian dari rahasia kesuksesan pendidikan metematika di Belanda yang  dibuktikan dengan siswa Belanda yang selalu mendapat peringkat atas pada PISA (sebuah program penilaian berskala internasional) (PISA 2002, PISA 2009). Tidaklah heran jika saat itu Belanda menjadi salah satu negara acuan dalam bidang pendidikan Matematika di dunia. Lebih luas lagi, hal tersebut juga dapat diterapkan pada bidang Sains dan mungkin pelajaran lainnya.

Para pendidik, ayo belajar dari Belanda dan mari kita majukan negeri ini melalui pendidikan!

Sumber:

Mathematics education in the Netherlands: A guided tour ( http://www.fisme.science.uu.nl)

Buku PISA 2009 Results: What Students Know and Can Do

Categories: Articles, Math Education, Mathematics | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: